Pencarian
Bahasa Indonesia
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
Judul
Naskah
Berikutnya
 

Untuk Mengenal TUHAN, Kita Harus Menjadi TUHAN, Bagian 1 dari 11

Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Selama ribuan tahun, Italia telah menjadi mercusuar seni, budaya, dan pengabdian spiritual. Sebagai rumah bagi katedral-katedral megah, mahakarya Renaisans, dan Kota Abadi Roma, tempat ini telah lama menginspirasi umat manusia untuk merenungkan keindahan duniawi dan Kebenaran surgawi. Sepanjang warisan yang kaya ini, kerinduan terdalam hati manusia tetap sama – untuk mengenal TUHAN, untuk mengalami Kasih Ilahi, dan untuk kembali ke Rumah sejati kita. Menanggapi kerinduan abadi ini, Maha Guru Ching Hai (vegan) dengan ramah mengunjungi Roma pada tanggal 22 Mei 1999, selama Tur Ceramah Eropa Beliau. Di hadapan para pencari spiritual yang tulus dari berbagai negara, Guru dengan penuh kasih membagikan kebijaksanaan spiritual yang mendalam tentang menyadari Sifat Ilahi kita melalui pengalaman batin secara langsung. Kami bangga mempersembahkan ceramah “Untuk Mengenal TUHAN, Kita Harus Menjadi TUHAN,” yang disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai (vegan) di Roma, Italia, pada tanggal 22 Mei 1999. Dalam uraian yang menginspirasi ini, Guru mengingatkan kita bahwa TUHAN tidak jauh dari kita, tetapi merupakan hakikat diri kita sendiri, yang menunggu untuk ditemukan kembali melalui inisiasi dan praktik tulus dari Metode meditasi Quan Yin.

Selama bertahun-tahun berlatih Metode Quan Yin, Beliau telah melukis, menulis puisi, menggubah musik, bernyanyi, mendesain perhiasan – seperti yang telah Anda lihat pada foto-foto – serta pakaian mode kelas atas. Sebenarnya, keindahan [dipadukan] dengan spiritualitas. Itu adalah penglihatan tentang Dunia Spiritual. Penjualan karya seni-Nya memungkinkan Beliau untuk membagikan Metode Quan Yin (meditasi pada Cahaya dan Suara Surgawi batin) secara gratis dan juga membantu orang-orang yang membutuhkan. Sekarang kami ingin menunjukkan kepada Anda beberapa gambar koleksi perhiasan Beliau. Terima kasih.

(Guru telah masuk. Mohon beri sambutan hangat kepada [Maha] Guru Ching Hai.) (Guru yang cantik. Selamat datang.) Lanjutkan program Anda. (Terima kasih. Sembari Guru beristirahat, mari kita dengarkan selama beberapa saat dari seorang praktisi Metode Quan Yin yang akan menceritakan tentang pengaruh meditasi terhadap kehidupannya.)

Photo Caption: “Membawa Keceriaan ke Area Gersang”

Unduh Foto   

Tonton Lebih Banyak
Semua bagian (1/11)
1
Kata-kata Bijak
2026-08-17
1348 Tampilan
2
Kata-kata Bijak
2026-08-18
1066 Tampilan
3
Kata-kata Bijak
2026-08-19
907 Tampilan
4
Kata-kata Bijak
2026-08-20
662 Tampilan
5
Kata-kata Bijak
2026-08-21
393 Tampilan
Tonton Lebih Banyak
Video Terbaru
Berita Patut Disimak
2026-08-21
1420 Tampilan
28:06
Berita Patut Disimak
2026-08-21
5462 Tampilan
Kata-kata Bijak
2026-08-21
393 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-08-21
500 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-08-20
1036 Tampilan
31:05
Berita Patut Disimak
2026-08-20
159 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-08-20
802 Tampilan
Kata-kata Bijak
2026-08-20
662 Tampilan
Veggie Elite
2026-08-20
146 Tampilan
Bagikan
Bagikan ke
Lampirkan
Mulai pada
Unduh
Mobile
Mobile
iPhone
Android
Tonton di peramban seluler
GO
GO
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android
Prompt
OK
Unduh